PERAN KOMUNITAS AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN TOLERANSI DAN MENUNTASKAN KONFLIK AGAMA DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.30739/jbkid.v4i1.2251Keywords:
Peran, komunitas, agama, toleransi, konflikAbstract
Indonesia adalah negara multikultural yang terdiri dari berbagai macam budaya, suku, ras, agama dan golongan yang beragam. Indonesia mengakui 6 agama secara sah yakni Islam, Kristen (Katolik dan Protestan), Hindu, Buddha, dan Konghuchu. Keberagaman ini tidak jarang menimbulkan konflik antar umat beragama. Komunitas agama menjadi salah satu cara untuk membangun toleransi dan menyelesaikan konflik agama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja yang melatarbelakangi terjadinya konflik agama dan bagaimana peran komunitas agama dalam membantu membangun dan menyelesaikan konflik agama di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang melatarbelakangi konflik agama ini disebabkan oleh perbedaan doktrin dan sikap mental, perbedaan suku dan ras penganut agama, perbedaan tingkat kebudayaan, serta isu mayoritas dan minoritas. Peran komunitas agama yakni dengan membangun kesadaran masyarakat tentang toleransi, membuka dialog antar umat beragama, dan pembinaan sikap.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2024 Ratna Dwi Anjani, Aceng Kosasih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









