Strategi Komunikasi Multikultural Kelompok Kesenian Reog Mbah Bagong dalam Melestarikan Kebudayaan di Malang
DOI:
https://doi.org/10.30739/jdariscomb.v6i2.5372Keywords:
Strategi Komunikasi, komunikasi multikultural, kesenian reog, reog mbah bagongAbstract
Perkembangan globalisasi dan perubahan pola hiburan masyarakat menjadi tantangan dalam pelestarian budaya tradisional, sehingga diperlukan strategi komunikasi yang mampu mempertahankan eksistensi kesenian lokal. Penelitian terdahulu umumnya membahas strategi komunikasi budaya secara umum, sedangkan kajian mengenai strategi komunikasi multikultural pada kelompok kesenian tradisional di tingkat komunitas desa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi multikultural yang diterapkan Kelompok Kesenian Reog Mbah Bagong dalam melestarikan kebudayaan di Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap ketua kelompok, anggota kelompok, serta tokoh masyarakat, kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan, pengelompokan, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi multikultural diterapkan melalui komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok, keterlibatan aktif dalam kegiatan masyarakat, serta penyesuaian penyampaian pesan budaya sesuai karakteristik khalayak. Keberhasilan strategi tersebut didukung oleh dukungan masyarakat, pemerintah desa, dan komitmen anggota kelompok, meskipun masih menghadapi hambatan berupa menurunnya minat sebagian generasi muda, keterbatasan sumber daya, serta pengaruh budaya populer modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi multikultural berperan penting dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian kesenian Reog sebagai warisan budaya lokal di tengah perkembangan zaman
Downloads
References
Bungin S.Sos M.Si., Prof. Dr. H M Burhan. 2006. “‘Sosiologi Komunikasi,’” 2006.
Effendy, Onong Uchjana. 2009. Ilmu Komunikasi.
Malangkota.go.id. 2025. “Generasi Muda Harus Jadi Penggerak Pelestarian Seni Budaya.”
Maulana, Ferdian Candra, and Nur’annafi Farni Syam Maella. 2026. “Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Komunikasi Antar Generasi Dalam Revitalisasi Budaya Lokal?: Tinjauan Pustaka”.
Mulyono, Fenny Ayuwardhani. 2026. “Budayawan Soroti Pelestarian Adab Dan Seni Tradisi Di Era Modern.”
Putri, Novita Ayu, Suyono Suyono, and Universitas Muhammadiyah Jember. 2023. “STRATEGI KOMUNIKASI MASYARAKAT DESA KEMIREN DALAM UPAYA PELESTARIAN NILAI BUDAYA RUMAH ADAT OSING.” MEDIAKOM: Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol. 7 No. 1, 2023 07 (01). https://doi.org/10.3258/mediakom.v7i01.2352.
Rachmawati, Nur Fadhilah, and Gilang Gusti Aji. 2023. “STRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF OLEH KOMUNITAS PEMUDA BERKAIN SURABAYADALAM MELESTARIKAN KAIN TRADISIONAL” 7:179–89.
Silalahi, Wilma, and Vonny Kristanti Kusumo. 2023. “URGENSI KOMUNIKASI DI ERA DIGITAL TERHADAP PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL DI INDONESIA (1)
Sugiyono. n.d. “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D.” Accessed June 13, 2026. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1543971.
Syafira. 2024. “Kesenian Tradisi Jawa Timur Yang Mulai Terabaikan.”
Widyasari, Ni Putu, and Sri Yuwanti. 2022. “STRATEGI KOMUNIKASI PADA PELESTARIAN KESENIAN TRADISIONAL SRANDUL.” Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan. https://doi.org/10.55606/JEMPPER.V1I3.732.
Yuwafik, Muhammad Hamdan, Dinda Fitri Ayu Puji Lestari, and Evan Gunawan. 2025. “Strategi Komunikasi Multikultural Dalam Menanamkan Nilai Toleransi Beragama Pada Santri Di Pesantren Sunan Kalijago Malang.” Journal of Communication Research 1 (1): 40–50. https://doi.org/10.61105/JCR.V1I1.172.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Kharis, Muhammad Hamdan Yuwafik, Hasyim Iskandar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










